Latest Entries »

~~HATI YANG TERKOYAK~~

Hadirnya damba rasa
Hanyalah sebuah sketsa
Saat kita bernaung dalam lelah

Batin ini terasa sesak
Saat wajahmu menampak
Entah sampai kapan
Kerinduan ini tertahankan

Suara bisikan bisikan manja
Pun tertepis karena luka…

Wahai sang rembulan
Bisakah kau mengerti
Misteri kerinduan yang ku hadapi

Kini semakin menepi
Bersama bayangmu
Yang mendadak pergi

Tiada terasa tangisan disudut mata
Membasahi pipi
Ketika rindu pun tak terkendali…

Terharu menatap lembaran darimu
Indah bahasamu menyentuh dijiwaku

Baris katanya membuat hati syahdu
Namun segalanya tiada berarti lagi
Semuanya melukai hati ini

Desakan Amarah

Ingin benar Aku berdiri
Berkacak pinggang…!!!

Menghardikmu…
Mencaci makimu…
Menyumpah serapahimu…

Sebagaimana seOrang istri yang kalap
DI khIanati suamI bIadap

Sebagaimana seOrang gadis
Yang hilang pegangan
DI putus seOrang kekasih bajingan

Ingin benar aku bertriwikrama
Membesar…membesar..
Dan terus membesar

Hingga menjebOl atap rumah
Lalu melempar segala

Agar gundah gelisah amarah sampai ke muara
Paling tidak…lepas…pecah…
Kemanapun entah…..!!!!

Betapa Cinta dan benci
Bisa tidak berhijab sama sekali
Berubah rupa hanya dalam satu klik

Hanya dengan satu kata
Yang bahkan mungkin tak sengaja

Malam Cinta meletup-letup
Pagi benci meruncing menusuk-nusuk

Aku terpelanting… terkapar…
Terhina…tersia-sia
Oleh sebuah kata
**SAYANG**

Dalam diamku terpendam sejuta asa
Sendiri aku di penghujung malam
Terbayang kau yang telah jauh meninggalkan
Lewati hari tanpamu terasa tiada arti

Antara sepi berganti sunyi
Kini hatiku tertutup… rapat terkunci
Tak ingin kau hadir lagi dalam Hidupku
Harapanku menghilang dalam mendungnya hati

Ingin rasanya aku berlari
Dari mimpi-mimpi yang tersembunyi
Jauh…melangkah pergi…tapi kemana?

Semua telah sirna untuk dapatkan hatimu
Itu sudah tak mungkin…dan tak akan terjadi
Cita dan cinta telah hilang adanya
Tertutup kabut kehidupan senyap menyelimuti

Remang dalam pandangan mata ini
Bahtera hati tak bisa bersembunyi
Anak sungai menghangat alirkan asa diri
MerOnta tak berdaya…menetes membasahi pipi

Masih kuingat setiap untaian kata
Yang pernah kaubisikkan padaku,
Manis terdengar, hingga meresap di jiwa
Semakin lama semakin terasa jarak antara kita

Kini kau menjauh…. kini kau pergi
Tinggalkan bayang senyum yang masih membekas
Hati ini masih mengharapkanmu

Kini ku sadari …Apa Yang ku lakukan
Apa yang ku kOrbankan telah ku hancurkan semua
Menyesalkah……..???
Tidak…!!!

Dengan kemampuan serta asa yang masih tersisa
Akan kulewati semua aral yang ada
Meski hati terseOk tanpa hadirmu
Meski jiwaku lemah tanpa sapa

Ku harus bertahan tuk sebuah pengharapan
Dalam ketidak berdayaanku
Ku masih punya semangat tanpa dirimu… Aku mampu
Karena sang surya masih percikkan Nur nya ke dalam sanubari

Sejuta rasa kan ku beri….tuk obati luka hati ini
Hari terus Berganti, waktu berlalu iringi kepergianmu
Walau hati ini tak mau

Di kaki malam suram aku berbaring
Ku hitung detik waktu..
Hatiku rasa rungsing
Jiwapun terasing..
Pilu..
Terkenangkan dosa yang lalu

Kanan dan kiri kucOba berlari
Masih saja ku dihujani tOhmah dan caci
Hanya karena jalan hidupku yang susah
Jangan sekali engkau letak aku dibawah

Tak siapa diantara kita didunia
Memilih jalan hidup yang derita
Sering dipersenda dan dikecewa
Oleh hati mereka yang tak punya rasa

Langkah ini adalah garis perjalanan
Mencari suatu kebenaran
Ku merintih didalam tangis kerinduan
Mencari cahaya ketenangan

Ingin kumengecap bahagia
Padamu kasih yang menjanjikan setia
Namun belum sempat kumerasa..mimpi yang terbina
HAti telah berdarah semula karena dustanya

Terhempas lagi…
Tuk kesekian kali
Luka yang terlukai
Menguji diri lagi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.